PREKFORALLDC – Paracetamol, dikenal juga sebagai acetaminophen, adalah obat analgesik dan antipiretik yang luas digunakan untuk meredakan nyeri dan demam. Meskipun dianggap aman jika dikonsumsi sesuai anjuran, penggunaan paracetamol dalam dosis berlebih atau jangka panjang dapat menyebabkan efek samping serius. Artikel ini akan membahas risiko yang terkait dengan konsumsi paracetamol yang berlebih.

1. Kerusakan Hati

Salah satu efek samping paling serius dari overdosis paracetamol adalah kerusakan hati. Paracetamol dimetabolisme di hati, dan dosis berlebih dapat menghasilkan metabolit toksik yang berpotensi menyebabkan hepatotoksisitas akut. Dalam kasus yang parah, ini dapat mengarah pada insufisiensi hati, gagal hati, bahkan kematian. Gejala awal kerusakan hati mungkin termasuk mual, muntah, berkeringat, dan kelelahan.

2. Nefrotoksisitas

Selain hati, ginjal juga bisa terpengaruh oleh penggunaan paracetamol yang berlebih. Meskipun lebih jarang terjadi, nefrotoksisitas atau kerusakan ginjal dapat terjadi, terutama pada pasien dengan kondisi ginjal yang sudah ada atau yang mengonsumsi paracetamol dalam dosis tinggi untuk jangka waktu yang lama.

3. Reaksi Kulit yang Serius

Penggunaan paracetamol dapat menyebabkan reaksi kulit yang langka namun serius, seperti sindrom Stevens-Johnson (SJS), nekrolisis epidermal toksik (TEN), dan pustulosis eksantematosa akut generalisata (AGEP). Gejala-gejalanya dapat termasuk ruam kulit, lepuh, dan lecet yang menyakitkan. Jika gejala-gejala ini muncul, penggunaan paracetamol harus dihentikan dan perlu mencari perhatian medis segera.

4. Efek Samping Gastrointestinal

Mengonsumsi paracetamol berlebih dapat menyebabkan gangguan gastrointestinal, seperti nyeri perut, diare, dan kehilangan nafsu makan. Meskipun jarang terjadi, perdarahan atau perforasi gastrointestinal adalah kemungkinan pada kasus yang sangat berat.

5. Hipotensi

Dosis tinggi paracetamol juga dikaitkan dengan penurunan tekanan darah atau hipotensi, terutama jika diambil dalam kombinasi dengan obat lain atau oleh individu yang memiliki kondisi tekanan darah rendah.

Kesimpulan

Penting untuk selalu mengikuti dosis yang direkomendasikan saat menggunakan paracetamol dan tidak melebihi batas maksimum harian yang ditentukan. Konsultasikan dengan dokter atau apoteker sebelum mengonsumsi paracetamol jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu, mengonsumsi obat lain, atau jika Anda mempertimbangkan untuk memberikannya kepada anak-anak. Kesadaran terhadap tanda dan gejala overdosis dapat membantu dalam pencegahan dan pengobatan yang tepat untuk menghindari efek samping yang serius. Jika terjadi kelebihan dosis, segera cari pertolongan medis atau hubungi pusat pengendalian racun.